Rabu, 24 Maret 2010

jadikan saja USB Flash Disk ataupun MMC anda sebagai RAM

Apakah komputer anda lemot karena RAM kurang besar ? jadikan aja USB Flash Disk ataupun MMC anda sebagai ram wow !

Menambah memory (RAM) adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan performa. Tapi memory tidaklah murah, dan susah dipraktikkan untuk pengguna awam.
Pada Windows Vista sudah dikenal dengan nama ReadyBoost, sebuah konsep menambah memory tanpa menggunakan keping RAM. Anda bisa memanfaatkan flash memory seperti USB flash disk dan memory card (MC).

Anda bukan pengguna Vista ? Anda masih menggunakan XP ? Jangan khawatir, anda tetap bisa menggunakan fitur ReadyBoost pada Windows XP.

Untuk meningkatkan performa di XP dengan menggunakan tambahan flash disk persis seperti di Vista, anda bisa memanfaatkan eBoostr. Aplikasi ini sanggup bekerja dengan 4 perangkat sekaligus hingga 4 GB per perangkat.

Saya akan menjelaskan sedikit, cara pemakaianya..

1. Install eBoostr seperti biasa, jalankan crack-annya lalu restart komputer anda

2. Setelah restart, eBoostr akan langsung diaktifkan. Pada jendela yang muncul pilih yes

3. Pilih perngkat yang akan dijadikan cache, dalam hal ini tentu saja flash disk atau MC anda (dalam keadaan terpasang pada komputer). Kemudian tentukan juga kapasitas cache yang diinginkan

4. Tunggu sebentar hingga muncul jendela "Do you want to build the cache file on the device now?" pilih yes, lalu tunggu sampai proses selesai

Apabila proses diatas selesai maka didalam flash disk atau MC anda terdapat file dengan ukuran/size yg sangat besar (sesuai dgn pengisian jumlah cache diawal), jadi anda jangan kaget dan file ini tersembunyi/hidden. Flash disk atau MC yg dipakai untuk eBosstr, tetap bisa dipakai untuk menyimpan file lain asalkan mempunyai ruang yang cukup. Untuk menambahkan RAM pada komputer, anda hanya tinggal me-colok-an flash disk atau MC ke komputer yang telah ter-install eBoostr.

Download eBoostr (Latest Version)

:http://kewlshare.com/dl/e83a773da4ca/eBoostr.Pro.3.0.1.498-RE-UP_www.dl4...

Laporan ke II

Sabtu, 20 Maret 2010

Servis Printer

Tujuan :

- memperbaiki printer

- mengetahui trobel pada printer

- mengetahui cara mengatasi

Alat ban bahan :

- PC - obeng

- Printer + driver - tinta yang mencukupi

- Tishu - kertas

Gejala yang dialami printer :

- kebocoran

- hasil cetakan kurang maksimal

- tinta warna merah tidak mau keluar

Penyebab :

- karet perekat selang tinta pada katridg robek

- jalan keluar tinta pada katridg kotor

- sensor pada katridg rusak

Cara mengatsi :

- (test print I) untuk mengetahui letak kerusakan pada printer

- periksa penyebab kerusakan pada printer, dan ganti jika perlu

- pada kebocoran, ganti perekat selang yang robek terdebut dengan yang baru

- bersihkan ketridg (jalan keluar tinta) dengan tishu

- (test print II) untuk mengetahui hasail akhir setelah di perbaiki. Lakukan test print scara terus menerus sampai mencapai hasil yang maksimal

Kesimpulan :

Jika hasil akhir/cetakan akhir pada test print masih tetap kurang maksimal atau salah satu warna tidak mau keluar, kemungkinan sensor pada katridg terjadi kerusakan. Jika menginginkan hasil yang maksimal, katridg yg sensornya rusak tersebut harus di ganti.

Kamis, 18 Maret 2010


Laporan pertama :

Kepada yang terhormat guru kejuruan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan ) di (SMK N DU).

DU/DI yang saya tempati adalah FidzKom, disini menyediakan rental, service, dan penjualan komputer maupun aksesoris komputer. Kegiatan saya disini hanya jaga toko, melayani pelanggan dan melayani klien.

Untuk servis, saya jarng melakukannya karena setiap kali ada pelanggan servis, selalu pembimbing saya yang mengerjakan sendiri, saya hanya bisa melihat dan memperhatikan. Terkadang jika saya bertanya, beliau keberatan untuk menjawabnya, saya merasa belum mendapatkan ilmu apa-apa dari sini.

Untuk sementara hanya ini yang bisa saya informasikan, terima kasih.

Saya tunggu komentar dan instruksinya, karena komeentar dan instruksi bapk sangat berguna bagi saya.


Minggu, 07 Maret 2010

Konsep Dasar Registry Bag 1"

Oleh : MeltDown
Ditulis pada : 10-July-09




Pada judul ini (secara bersambung) akan dibahas secara tuntas mengenai pemahaman mendalam tentang registry. Bersyukurlah jika anda banyak menghafal perintahnya, dan sekarang saatnya untuk anda memahami maksud dari angka-angka yang merupakan nilai dari perintah. Anda tentu tau bahwa di registry itu terdapat perintah NoFolderOptions ??. Saya yakin untuk anda yang cukup hobby menyembunyikan data akan mengetahui perintah tersebut.
Disebutkan bahwa jika NoFolderOptions bernilai 1 (satu) maka Folder Options tidak dapat diakses, namun jika bernilai 0 (nol) maka dapat diakses. Kenapa demikian ? … dan Kenapa NoFolderOptions harus berjenis Dword Value ? ... Lets Play from beginning..

Prepare
Registry merupakan pembahasan yang selalu menarik untuk dibedah. Sampai hari masih berseliweran berbagai pertanyaan yang nyasar ke email untuk sekedar mengetahui fungsi suatu perintah registry.
Dari berbagai email tersebut, dan juga dari berbagai pertanyaan yang tertampung dalam diskusi, sepertinya ada unsure ke-engganan ketika ingin memahami registry yang sesungguhnya. Kebanyakan yang ingin diketahui hanyalah suatu perintah dengan efek secara langsung. Misalnya, bagaimana men-disable CMD, disable registry, pengalihan target, dan berbagai manipulasi lain yang semuanya (nyaris) hanya berupa perintah untuk dihafalkan. Padahal bukan itu inti registry. Itu hanyalah sebagian hal kecil saja dari rahasia registry.
Dan memang untuk memahami hal yang sebenarnya, dibutuhkan berbagai bidang ilmu sebagai prepare.

Regedit (Registry Editor) bukan Registry
Banyak yang masih menganggap bahwa registry adalah regedit, begitu juga sebaliknya. Ini jelas harus dibantah secara tegas. Regedit itu sama sekali bukan registry. Regedit (Registry Editor) adalah aplikasi built-in yang disediakan windows untuk melakukan editorial registry.

Suatu ketika, dalam suasana diskusi, pernah ditanyakan begini : “Bisakah kita mengakses registry suatu harddisk (yang terinstall windows) dari harddisk lain (sebagai slave di harddisk yang aktif) ??” … waktu itu hampir semuanya menjawab “Tidak bisa”. Alasannya, karena registry hanya bisa diakses oleh harddisk itu sendiri.

Hal ini tentu saja keliru. Bahkan sangat keliru. Jika kita harus kembali ke makna registry, maka registry itu merupakan suatu ruang penyimpanan database untuk segala kegiatan di Windows. Tri Amperianto (my once lovely writer) menyebutkan dalam beberapa episode bukunya dengan bahasa sama (manipulated by me), “Registry adalah ruang penyimpanan hierarki database di windows”.
Microsoft (dalam Help-nya) menyebutkan : “Windows stores its configuration information in a database called the registry”, kemudian dilanjutkan dengan keterangan :

Registry is a database repository for information about a computer's configuration. The registry contains information that Windows continually references during operation, such as:
  1. Profiles for each user.
  2. The programs installed on the computer and the types of documents each can create.
  3. Property settings for folders and program icons.
  4. What hardware exists on the system.
  5. Which ports are being used.
The registry is organized hierarchically as a tree and is made up of keys and their subkeys, hives, and value entries.

Karena registry adalah database, maka tentu saja dapat diakses dari program manapun yang memang ditentukan untuk dapat berfungsi mengaksesnya. Seperti halnya database MYSQL yang dapat diakses oleh banyak program (bukan hanya PhpMyadmin), misalnya ada Mysql-Front, SQL Browser dll.
Nah, registry-pun sama, dapat diakses oleh program apapun yang memang dirancang untuk editorialnya, misalnya IceSword, TuneUp Utilities dll.

TRIK Mengunci Registry Editor dan Membuka Registry Editor yang Terkunci

Registry adalah pusat susunan database yang digunakan oleh Windows 9x ke atas untuk menyimpan informasi maupun mengkonfigurasi perangkat keras, aplikasi, dan sejumlah pengguna atau user. Informasi dari registry terus diakses oleh Windows untuk mengetahui profil pengguna atau user, aplikasi yang diinstal di komputer atau laptop dan dokumen apa saja yang dapat dibuat oleh aplikasi tersebut, pengaturan dari folder dan icon, perangkat lunak yang dipasang, dan port yang sedang dipakai.

Nilai registry dapat diubah melalui Registry Editor atau RegEdit, dengan cara: klik Start > Run > ketik RegEdit > klik OK atau tekan Enter.run

regedit

Berubahnya nilai registry dapat mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan sesuai dengan fungsinya. Maka dari itu untuk melindungi registry supaya tidak diobok-obok oleh tangan-tangan orang jahil, spyware jahat, ataupun virus, kita harus mengunci registry tersebut.

CARA MENGUNCI REGISTRY dengan langkah sbb:

1. Buka Notepad, lalu ketik kode seperti berikut ini:

REGEDIT4

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ System]

“DisableRegistryTools”=dword:00000001

kunciregedit

2. Simpan dokumen, File > Save As > ketik KunciRegEdit.reg

kunciregedit1

3. Untuk mengunci registry, double klik file KunciRegEdit.reg yang sudah anda buat tadi.

kunciregedit2

4. Klik Yes, maka muncul sbb:

kunciregedit3

5. Klik OK

Dengan demikian registry komputer anda telah terkunci. Untuk mengujinya anda klik Start > Run > ketik RegEdit > klik OK atau tekan Enter.

kunciregedit4

Apabila registry sudah terlanjur kita kunci, kemudian kita ingin membukanya untuk melakukan modifikasi registry, maka kita harus mengaktifkan kembali registry editor atau regedit tersebut.

CARA MEMBUKA/MENGAKTIFKAN REGEDIT dengan langkah sbb:

1. Buka Notepad, lalu ketik kode seperti berikut ini:

On Error Resume Next

Set WshShell = WScript.CreateObject(“WScript.Shell”)

Wshshell.RegDelete “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\Disable RegistryTools”

Wshshell.RegDelete “HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\Disable RegistryTools”

Message = “Registry Editor atau RegEdit berhasil dibuka/diaktifkan”

X = MsgBox(Message, VbOkOnly, “OK”)

Set WshShell = Nothing

Set fso = Nothing

[/code]

bukaregedit

2. Simpan dokumen, File > Save As > ketik BukaRegEdit.vbs, lalu klik Save

bukaregedit1

3. Untuk mengunci registry, double klik file BukaRegEdit.vbs yang sudah anda buat tadi.

bukaregedit2

Dengan demikian registry komputer anda telah dibuka/aktif kembali. Untuk mengujinya anda klik Start > Run > ketik RegEdit > klik OK atau tekan Enter.

regedit

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Sabtu, 27 Februari 2010


cinta yang tak pasti

mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti mungkin aku tak sengaja jg mnykiti andai aku tau isi hatimu andai kesempatan itu datang lagi padaku sekarang mustahil bagiku bahkan...

Fajar Untukmu

Mendung hari ini begitu terasa genting Aku menatap waktu yang terus berputar… Tapi aku di butakan oleh sinar fajar mentari yang twerus kau pancarkan buatku… Fajar…...

datang.., selalu….

semilir angin getar amarah gelora renjana teramat sangat inilah rasa…, dalam pacu-pacu waktu yang tak tertahankan kekasih….., aku rindu padamu Technorati...

Puisi Cinta

sepenggal catatan dalam ingatan sorot itu meredup ada kristal terpiaskan tertunduk…dukanya tak terukur… memahami sedih di hatinya namun yang ada hanya...

rindu

aku mrindukanmu ketika aku tahu kau tlah jauh berlalu aku mencari bayanganmu ketika malam tak lagi menampakkan wajahmu aku memanggil namamu diantara gelapnya hutan...